{"id":2805,"date":"2025-02-01T08:38:00","date_gmt":"2025-02-01T08:38:00","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/?p=2805"},"modified":"2025-04-23T08:43:18","modified_gmt":"2025-04-23T08:43:18","slug":"tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\/","title":{"rendered":"Tentang Penulis, Teknologi, dan Karya Kreatifnya"},"content":{"rendered":"<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"2805\" class=\"elementor elementor-2805\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-e5ef491 e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"e5ef491\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-efe7ef4 elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"efe7ef4\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"594\" height=\"735\" src=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/WhatsApp-Image-2025-04-23-at-15.38.27_3638bce9.jpg\" class=\"attachment-full size-full wp-image-2808\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/WhatsApp-Image-2025-04-23-at-15.38.27_3638bce9.jpg 594w, https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/WhatsApp-Image-2025-04-23-at-15.38.27_3638bce9-242x300.jpg 242w, https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/WhatsApp-Image-2025-04-23-at-15.38.27_3638bce9-10x12.jpg 10w\" sizes=\"(max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-e462cb4 e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"e462cb4\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-47e8041 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"47e8041\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Tentang Penulis, Teknologi, dan Karya Kreatifnya<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-65c68213 e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"65c68213\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-315bb418 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"315bb418\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\n<p>MARI perhatikan relasi penulis, teknologi, dan karya kreatifnya. Bayangkan apakah alat teknologi yang digunakan oleh penulis sebelum Masehi untuk mengabadikan hasil cipta mereka ke dalam tulisan? Bagaimana pula kita bayangkan penulis dari generasi ke generasi memanfaatkan alat teknologi yang berkembang sejalan dengan peradaban mereka?<\/p>\n\n<p>Kita mengenal karya sastra kuno semisal sastra Mesopotamia, Mesir, atau Ibrani atau sastra India, Sastra Yunani Kuno, Roma Kuno, atau China Kuno. Dewasa ini kita bisa menikmati karya mereka dalam bentuk buku, padahal banyak di antaranya yang\u2014menurut kalender\u2014dihasilkan sebelum ada kertas. Apakah penulis memanfaatkan batu, bambu, kulit kayu, atau kulit binatang untuk menulis?<\/p>\n\n<p>Marilah kita melihat fakta lebih riil. Dalam Sastra India Kuno, misalnya, kita bisa membaca kitab epos terkenal berjudul \u201cRamayana\u201d dan \u201cMahabharata\u201d\u2014dua karya besar yang dewasa ini dijadikan sumber inspirasi film-film India. Bagaimana pertama kali karya-karya itu dulu telah ditulis? Atau dalam Sastra Yunani Kuno, bisakah kita bayangkan bagaimana Homer menulis \u201cBook 6: Hector Returns to Troy\u201d?<\/p>\n\n<p>Sekarang, marilah kita terbang ke Inggris, melesat ke masa lampau, untuk membayangkan bagaimana William Shakespeare (Inggris) menulis naskah drama \u201cRomeo and Juliet\u201d. Apakah dia menggunakan alat teknologi\u2014baik alat tulis maupun papan tulisnya\u2014yang sama dengan yang digunakan oleh para penulis ribuan atau ratusan tahun sebelumnya? Maksudnya, seberapa bedanya antara \u201cRomeo and Juliet\u201d dan \u201cMahabharata\u201d ditulis untuk pertama kalinya?<\/p>\n\n<p>Kemudian, marilah kita melesat terbang ke Amerika Serikat, untuk menemui novelis ganteng yang salah satu novelnya berjudul \u201cThe Old Man and the Sea\u201d. Dialah Ernest Hemingway, pengarang Amerika yang memenangkan hadiah Nobel dalam Sastra. Dia menggunakan mesin tik, saya yakin. Saya sendiri pernah melihat mesin tik yang dulu pernah digunakan Hemingway untuk menulis semasa hidupnya.<\/p>\n\n<p>Baiklah, sekarang marilah kita melesat ke Mesir, untuk menyapa novelis Naguib Mahfouz, juga penerima hadial Nobel dalam Sastra. Sama dengan Hemingway, Naguib Mahfouz juga masih menggunakan mesin tik untuk berkarya, baik setelah dia berjalan kaki di pagi hari, duduk di teras sambil minum kopi atau teh hangat, maupun ketika dia bertugas sebagai pustakawan.<\/p>\n\n<p>Sekarang, kita perhatikan para pengarang Indonesia sejak zaman Pujangga Lama hingga sekarang. Tidak usah jauh-jauh ke masa lampau yang ratusan atau ribuan tahun silam, juga tak usah ke masa lampau di mana Shakespeare, Hemingway, atau Naguib Mahfouz telah melahirkan karya-karya mereka. Para penulis sastra Indonesia angkatan Pujangga Lama, balai Pustaka, Pujangga Baru, Angkatan 45, Angkatan 66, Angkatan 80, Angkatan Reformasi, serta angkatan entah apa lagi namanya telah menggunakan alat teknologi masing-masing untuk berkarya.<\/p>\n\n<p>Marilah kita amati dan telusuri sejarah secara seksama. Kita pastilah mendapati, semakin ke sini teknologi yang digunakan semakin canggih. Pada satu sisi para penulis mendapatkan kemudahan; tetapi pada sisi lain mereka mendapat tantangan untuk menjaga keaslian (keotentikan) karya mereka\u2014ada kehadiran sentuhan manusia di dalamnya.<\/p>\n\n<p>Bahkan, dewasa ini, alat teknologi semakin canggih dan mengancam daya kreativitas para penulis sendiri. Dalam hal ini hadirnya <em>Artificial Intelligence<\/em> (AI) telah mengubah perspektif penulis dan alat teknologi yang digunakan untuk menghasilkan karya yang dihendaki. Saya tidak menakut-nakuti, tetapi ini nyata adanya.<\/p>\n\n<p>Akan tetapi, demikianlah, sebagaimana manusia berkembang membangun peradaban, penulis juga selalu beradaptasi terhadap tantangan teknologi yang menyertasi perkembangan peradaban itu. Kuncinya, penulislah faktor terpenting dalam adaptasi ini\u2014meski perubahan yang ada bersifat disruptif (dahsyat, tak terprediksikan).<\/p>\n\n<p>Sebagai manusia, penulis tentu memiliki naluri untuk selalu menyesuaikan diri dengan lingkungannya, termasuk dengan perkembangan peradaban. Bagi penulis kreatif, alat teknologi, dengan demikian, hanyalah sebagian kecil dari bagian perabahan yang dikembangkan dan dihayati, dan pastilah bisa ditaklukkan oleh para penulis.<\/p>\n\n<p>Akibatnya, karya mereka juga bisa berkembang dalam hal kreativitas dan bentuknya. Dulu menulis kreatif didefinisikan sebagai karya yang merujuk karya-karya sastra seperti prosa fiksi (novel, novela, novelet, cerita pendek), puisi, dan drama. Dewasa ini menulis kreatif mewadahi karya-karya sastra dan sekaligus mewadahi karya-karya kreatif nonfiksi semisal tulisan perjalanan (<em>travel writing<\/em>) dan jurnalisme sastrawi (<em>literary journalism<\/em>). Genre-genre yang mereka hadirkan juga demikian beragam.<\/p>\n\n<p>Berkat teknologi yang kian canggih, cakupan <em>creative writing<\/em> kian menggembirakan dunia menulis secara umum. Terlebih dilihat dari perspektif filsafat fragmentaris, perkembangan semacam itu wajar adanya. Kreativitas penulis, ditunjang kecanggihan teknologi, berhasil mengembangkan genre-genre tulisan baru.<\/p>\n\n<p>Namun, ketika semua itu dipertanyakan peran AI tools dalam dunia kepenulisan kreatif? Sungguh, hal ini perlu dicamkan: penulis-penulis yang masih mengagungkan integritas, keotentikan, kejujuran, dan sentuhan manusiawi pastilah merasa gelisah dengan kehadiran AI tools yang tersedia melimpah di internet. Apakah AI tools menjadi berkah atau musibah?\u00a0<\/p>\n\n<p>Itu pertanyaan sangat serius? Mengapa demikian? Tak dimungkiri, AI tools yang pada awal perkembangannya hanya fokus pada tugas pengecekan tatabahasa dan ejaan, maka sejalan dengan kemajuan pemrosesan bahasa alamiah, AI tools kemudian menghasilkan konten lebih kompleks.<\/p>\n\n<p>Bahkan, AI tools membantu orang menulis, mengomposisi musik, menghasilkan gambar\/foto, dan mengkreasi vidio. Ini sebuah perkembangan revolusioner yang AI berikan kepada penggunanya. Dan ke depan, kecanggihan akan makin meningkat, tinggal bagaimana orang menyikapinya.\u00a0<\/p>\n\n<p>Diakui atau tidak, AI tools pada satu sisi mendorong produktivitas dan memungkinkan peluang kreasi-kreasi yang baru. Namun, pada sisi lain, AI tools dihadapkan pada tantangan etika dan potensial terjadinya bias\u2014di mana faktor manusia (integritas, sentuhan manusiawi, orisinalitas) menjadi taruhan nama baik.<\/p>\n\n<p>Akhirnya, sebagai epilog, kita bisa menggarisbawahi bahwa pada setiap zaman penulis telah beradaptasi dalam menggunakan alat teknologi yang dinamis. Namun, substansi karya mereka tetaplah sama, yakni abstraksi kehidupan manusia dan pengalaman mereka, dengan bentuk ekspresi kreatif yang sejalan dengan peradaban mereka.[]<\/p>\n\n<p><em>*Much. Khoiri (nama pena dari Dr. Much. Koiri, M.Si) adalah dosen, editor, penulis 7<\/em><em>8<\/em><em> buku, sponsor literasi, founder RVL (Rumah Virus Literasi), dan Ketua Apebskid Jatim. Tulisan ini pendapat pribadi.<\/em><\/p>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-d5733c4 elementor-widget-divider--view-line elementor-widget elementor-widget-divider\" data-id=\"d5733c4\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"divider.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-divider\">\n\t\t\t<span class=\"elementor-divider-separator\">\n\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-e8e3d27 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"e8e3d27\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Bagikan artikel ini<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tentang Penulis, Teknologi, dan Karya Kreatifnya MARI perhatikan relasi penulis, teknologi, dan karya kreatifnya. Bayangkan apakah alat teknologi yang digunakan oleh penulis sebelum Masehi untuk mengabadikan hasil cipta mereka ke dalam tulisan? Bagaimana pula kita bayangkan penulis dari generasi ke generasi memanfaatkan alat teknologi yang berkembang sejalan dengan peradaban mereka? Kita mengenal karya sastra kuno [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"elementor_header_footer","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20,1],"tags":[],"class_list":["post-2805","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-gagasan","category-tak-berkategori"],"blocksy_meta":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tentang Penulis, Teknologi, dan Karya Kreatifnya - Majalah Unesa<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tentang Penulis, Teknologi, dan Karya Kreatifnya - Majalah Unesa\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tentang Penulis, Teknologi, dan Karya Kreatifnya MARI perhatikan relasi penulis, teknologi, dan karya kreatifnya. Bayangkan apakah alat teknologi yang digunakan oleh penulis sebelum Masehi untuk mengabadikan hasil cipta mereka ke dalam tulisan? Bagaimana pula kita bayangkan penulis dari generasi ke generasi memanfaatkan alat teknologi yang berkembang sejalan dengan peradaban mereka? Kita mengenal karya sastra kuno [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Majalah Unesa\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-01T08:38:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-04-23T08:43:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/WhatsApp-Image-2025-04-23-at-15.38.27_3638bce9.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/2dfe56075a2c61631370d716c113cab7\"},\"headline\":\"Tentang Penulis, Teknologi, dan Karya Kreatifnya\",\"datePublished\":\"2025-02-01T08:38:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-23T08:43:18+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\\\/\"},\"wordCount\":896,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/WhatsApp-Image-2025-04-23-at-15.38.27_3638bce9.jpg\",\"articleSection\":[\"Gagasan\",\"Tak Berkategori\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\\\/\",\"name\":\"Tentang Penulis, Teknologi, dan Karya Kreatifnya - Majalah Unesa\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/WhatsApp-Image-2025-04-23-at-15.38.27_3638bce9.jpg\",\"datePublished\":\"2025-02-01T08:38:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-23T08:43:18+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/WhatsApp-Image-2025-04-23-at-15.38.27_3638bce9.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/WhatsApp-Image-2025-04-23-at-15.38.27_3638bce9.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tentang Penulis, Teknologi, dan Karya Kreatifnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/\",\"name\":\"Majalah Unesa\",\"description\":\"Majalah UNESA Go Digital\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#organization\",\"name\":\"Universitas Negeri Surabaya\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Logo12.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Logo12.png\",\"width\":5000,\"height\":5000,\"caption\":\"Universitas Negeri Surabaya\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/2dfe56075a2c61631370d716c113cab7\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5c02a0c87e0dafc85961cd79c6c61b67a7b1b45ef24b285c398c49dc89fa7cfe?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5c02a0c87e0dafc85961cd79c6c61b67a7b1b45ef24b285c398c49dc89fa7cfe?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/5c02a0c87e0dafc85961cd79c6c61b67a7b1b45ef24b285c398c49dc89fa7cfe?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/en\\\/author\\\/admin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tentang Penulis, Teknologi, dan Karya Kreatifnya - Majalah Unesa","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tentang Penulis, Teknologi, dan Karya Kreatifnya - Majalah Unesa","og_description":"Tentang Penulis, Teknologi, dan Karya Kreatifnya MARI perhatikan relasi penulis, teknologi, dan karya kreatifnya. Bayangkan apakah alat teknologi yang digunakan oleh penulis sebelum Masehi untuk mengabadikan hasil cipta mereka ke dalam tulisan? Bagaimana pula kita bayangkan penulis dari generasi ke generasi memanfaatkan alat teknologi yang berkembang sejalan dengan peradaban mereka? Kita mengenal karya sastra kuno [&hellip;]","og_url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\/","og_site_name":"Majalah Unesa","article_published_time":"2025-02-01T08:38:00+00:00","article_modified_time":"2025-04-23T08:43:18+00:00","og_image":[{"width":594,"height":735,"url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/WhatsApp-Image-2025-04-23-at-15.38.27_3638bce9.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#\/schema\/person\/2dfe56075a2c61631370d716c113cab7"},"headline":"Tentang Penulis, Teknologi, dan Karya Kreatifnya","datePublished":"2025-02-01T08:38:00+00:00","dateModified":"2025-04-23T08:43:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\/"},"wordCount":896,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/WhatsApp-Image-2025-04-23-at-15.38.27_3638bce9.jpg","articleSection":["Gagasan","Tak Berkategori"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\/","url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\/","name":"Tentang Penulis, Teknologi, dan Karya Kreatifnya - Majalah Unesa","isPartOf":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/WhatsApp-Image-2025-04-23-at-15.38.27_3638bce9.jpg","datePublished":"2025-02-01T08:38:00+00:00","dateModified":"2025-04-23T08:43:18+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\/#primaryimage","url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/WhatsApp-Image-2025-04-23-at-15.38.27_3638bce9.jpg","contentUrl":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/WhatsApp-Image-2025-04-23-at-15.38.27_3638bce9.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/tentang-penulis-teknologi-dan-karya-kreatifnya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tentang Penulis, Teknologi, dan Karya Kreatifnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#website","url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/","name":"Majalah Unesa","description":"Majalah UNESA Go Digital","publisher":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#organization","name":"Universitas Negeri Surabaya","url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Logo12.png","contentUrl":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Logo12.png","width":5000,"height":5000,"caption":"Universitas Negeri Surabaya"},"image":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#\/schema\/person\/2dfe56075a2c61631370d716c113cab7","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c02a0c87e0dafc85961cd79c6c61b67a7b1b45ef24b285c398c49dc89fa7cfe?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c02a0c87e0dafc85961cd79c6c61b67a7b1b45ef24b285c398c49dc89fa7cfe?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c02a0c87e0dafc85961cd79c6c61b67a7b1b45ef24b285c398c49dc89fa7cfe?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/majalahunesa.my.id"],"url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2805","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2805"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2805\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2814,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2805\/revisions\/2814"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2805"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2805"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2805"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}