{"id":4426,"date":"2025-09-02T00:49:00","date_gmt":"2025-09-02T00:49:00","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/?p=4426"},"modified":"2026-04-25T00:52:04","modified_gmt":"2026-04-25T00:52:04","slug":"kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\/","title":{"rendered":"Kuatkan Riset Berdampak bagi Masyarakat Luas"},"content":{"rendered":"<p class=\"has-text-align-center\"><strong>Sivitas Akademika Unesa kembali menorehkan penghargaan bergengsi di tingkat nasional. Kali ini, apresiasi tersebut diraih Prof Titik Taufikurohmah, dosen Program Studi S1 Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unesa. Ia berhasil mendapatkan WIPO National Awards for Inventors, sebuah penghargaan bergengsi dari Kementerian Hukum melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) bekerja sama dengan <em>World Intellectual Property Organization<\/em> (WIPO).<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Penghargaan itu merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi, konsistensi, dan karya inovatifnya dalam menghasilkan puluhan paten yang telah memberi manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat luas. Penghargaan diterima langsung oleh Titik Taufikurohmah pada Rabu, 13 Agustus 2025, bertempat di Gedung SMESCO, Jakarta dalam rangkaian <em>Intellectual Property Expose Indonesia 2025 (IP Expose)<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Titik menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan konsistensi riset yang ditekuni sejak 2016. Selama hampir satu dekade, ia aktif menghasilkan inovasi di bidang kimia terapan hingga berhasil mencatatkan lebih dari 40 <em>paten granted <\/em>dan sekitar 70-80 paten terdaftar di bidang kimia terapan. \u201cSaya agak kaget sekaligus senang, karena ternyata penelitian yang dilakukan sejak 2016 dengan rajin mendaftarkan paten membuahkan hasil,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Guru Besar Bidang Kimia Analitik Material Kosmetik itu menambahkan, pencapaian itu bukan semata soal kuantitas, tetapi bukti nyata bahwa karya akademisi Unesa dapat diterapkan dan dirasakan dampaknya dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyatakan banyak paten yang sudah diimplementasikan menjadi produk nyata, mulai dari kosmetik, suplemen, hingga inovasi kesehatan berupa nanogold dalam bentuk suntikan intravena.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000270057-1024x576.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4428\" srcset=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000270057-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000270057-300x169.jpg 300w, https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000270057-768x432.jpg 768w, https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000270057-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000270057-18x10.jpg 18w, https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000270057.jpg 1600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>\u201cInovasi nanogold inilah yang menjadi sorotan utama dalam meraih penghargaan ini. Berbasis teknologi nano dengan bahan emas, nanogold memiliki aktivitas biologis tinggi yang dapat berperan sebagai antioksidan, antiinflamasi, hingga mendukung proliferasi sel dan sintesis kolagen,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, guru besar kelahiran kota Kediri itu menjelaskan bahwa manfaat nanogold sangat banyak, mulai dari dunia kosmetik untuk mengatasi bekas jerawat, memperbaiki tekstur kulit, hingga mencegah penuaan dini, sampai dunia medis seperti membantu pemulihan pasien stroke, meredakan gejala penyakit ringan, hingga meningkatkan daya tahan tubuh. \u201cNanogold ini relatif lebih aman karena tidak berbahan kimia sintetik. Efek samping yang biasa ditimbulkan obat-obatan kimia dapat diminimalisir,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Budaya Lokal \u2018Susuk Emas\u2019<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Gagasan nanogold lahir dari tradisi nusantara. Nenek moyang bangsa Indonesia, kata Titik, telah lama mengenal praktik \u2018susuk emas\u2019 sebagai terapi kesehatan. Jika dahulu masih dikaitkan dengan praktik tradisional dan hal mistis, kini melalui riset ilmiah dan teknologi nano, praktik itu diperbarui menjadi temuan yang ilmiah, modern, dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademis maupun medis.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKalau dulu orang sakit diberi susuk emas yang dalam praktiknya tidak sejalan dengan ajaran Islam, sekarang kita kembangkan melalui teknologi nano yang merupakan salah satu teknologi tercanggih di bidang pengobatan,\u201d imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski sudah terbukti memberi dampak signifikan, perjalanan riset ini tidak selalu mulus. Tantangan terbesar, katanya, adalah minimnya dukungan, baik dari sisi kebijakan maupun pengembangan komersial. \u201cKalau masyarakat sih antusias. Tapi dukungan dari kolega, pemerintah, sampai sistem kesehatan ini yang masih terbatas,\u201d bebernya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000270056-1024x768.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4429\" srcset=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000270056-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000270056-300x225.jpg 300w, https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000270056-768x576.jpg 768w, https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000270056-1536x1152.jpg 1536w, https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000270056-16x12.jpg 16w, https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000270056.jpg 1600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Semangat Riset Berdampak<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Ia mengungkapkan bahwa dampak dan kebermanfaatan bagi masyarakat luas menjadi semangat baginya untuk terus berkarya dan berinovasi. Meski menghadapi berbagai keterbatasan, ia tetap teguh melanjutkan riset dan aplikasinya. Hingga kini, ribuan masyarakat telah merasakan manfaat nanogold melalui layanan yang diberikan, baik secara berbayar maupun gratis bagi yang kurang mampu. \u201cYang miskin tidak bayar, yang mampu bisa berkontribusi. Prinsipnya, karya saya harus benar-benar dirasakan masyarakat,\u201d tandasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pola tersebut menjadi cara baginya untuk menjaga keberlanjutan riset sekaligus memastikan bahwa inovasinya tidak hanya dinikmati kalangan tertentu, tetapi bisa menjangkau semua lapisan masyarakat. \u201cKe depan, saya berharap ada dukungan lebih luas dari pemerintah dan pemangku kepentingan agar produk berbasis nanogold ini dapat diaplikasikan secara masif dalam pelayanan kesehatan di Indonesia,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain produktif penelitian, ia juga aktif menularkan semangat inovasi kepada mahasiswa. Pada mata kuliah Kimia Kosmetik dan Kimia Industri, ia mendorong mahasiswa tidak hanya menghasilkan skripsi, tetapi juga paten. Mahasiswa diajari cara menyusun paten. Jika punya ide inovatif, jangan hanya berhenti di laporan penelitian, tetapi harus dilindungi agar bisa dimanfaatkan lebih luas.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Titik, dosen memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan riset dan inovasi di era globalisasi dan teknologi. Namun, ia menyadari tidak semua dosen bisa mengkomersialkan hasil penelitiannya sehingga berdampak luas di masyarakat. Di sinilah, menurut Titik, peran pemerintah penting menjembatani hasil riset dengan implementasi nyata di masyarakat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kesuksesan ini, kata Titik, juga tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari keluarga hingga institusi. Ia menyebut Unesa dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unesa, sebagai mitra penting dalam penyaluran pendanaan penelitian. \u201cTanpa dukungan itu, tentu saya tidak bisa berprestasi sejauh ini,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Atas pencapaiannya itu, Titik mengajak sivitas akademika Unesa untuk berani berkarya dan mengekspresikan ide melalui riset. Ia mengegaskan, keberhasilan itu membutuhkan pengorbanan, termasuk dalam memasarkan produk. \u201cMari bersama membangun Unesa dengan karya inovatif hasil penelitian di laboratorium hingga menjadi produk yang dibutuhkan dan berdampak bagi masyarakat,\u201d pungkasnya.<strong> @ja\u2019far<\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Prof Titik Taufikurohmah, Raih WIPO National Awards for Inventors<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":4427,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[24],"tags":[],"class_list":["post-4426","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sosok"],"blocksy_meta":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kuatkan Riset Berdampak bagi Masyarakat Luas - Majalah Unesa<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kuatkan Riset Berdampak bagi Masyarakat Luas - Majalah Unesa\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Prof Titik Taufikurohmah, Raih WIPO National Awards for Inventors\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Majalah Unesa\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-02T00:49:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-25T00:52:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000270058.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"jafar\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"jafar\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"jafar\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/39f440f855f3b9ed7c342fc2cb492ff3\"},\"headline\":\"Kuatkan Riset Berdampak bagi Masyarakat Luas\",\"datePublished\":\"2025-09-02T00:49:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-25T00:52:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\\\/\"},\"wordCount\":778,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/1000270058.jpg\",\"articleSection\":[\"Sosok\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\\\/\",\"name\":\"Kuatkan Riset Berdampak bagi Masyarakat Luas - Majalah Unesa\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/1000270058.jpg\",\"datePublished\":\"2025-09-02T00:49:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-25T00:52:04+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/1000270058.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/1000270058.jpg\",\"width\":1600,\"height\":1200},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kuatkan Riset Berdampak bagi Masyarakat Luas\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/\",\"name\":\"Majalah Unesa\",\"description\":\"Majalah UNESA Go Digital\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#organization\",\"name\":\"Universitas Negeri Surabaya\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Logo12.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Logo12.png\",\"width\":5000,\"height\":5000,\"caption\":\"Universitas Negeri Surabaya\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/39f440f855f3b9ed7c342fc2cb492ff3\",\"name\":\"jafar\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/086eb0f49b10df4ce96a7a4aa12d278f3ab388cdb221c9c4a2522ecafdb055f4?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/086eb0f49b10df4ce96a7a4aa12d278f3ab388cdb221c9c4a2522ecafdb055f4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/086eb0f49b10df4ce96a7a4aa12d278f3ab388cdb221c9c4a2522ecafdb055f4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"jafar\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/en\\\/author\\\/jafar\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kuatkan Riset Berdampak bagi Masyarakat Luas - Majalah Unesa","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kuatkan Riset Berdampak bagi Masyarakat Luas - Majalah Unesa","og_description":"Prof Titik Taufikurohmah, Raih WIPO National Awards for Inventors","og_url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\/","og_site_name":"Majalah Unesa","article_published_time":"2025-09-02T00:49:00+00:00","article_modified_time":"2026-04-25T00:52:04+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":1200,"url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000270058.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"jafar","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"jafar","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\/"},"author":{"name":"jafar","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#\/schema\/person\/39f440f855f3b9ed7c342fc2cb492ff3"},"headline":"Kuatkan Riset Berdampak bagi Masyarakat Luas","datePublished":"2025-09-02T00:49:00+00:00","dateModified":"2026-04-25T00:52:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\/"},"wordCount":778,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000270058.jpg","articleSection":["Sosok"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\/","url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\/","name":"Kuatkan Riset Berdampak bagi Masyarakat Luas - Majalah Unesa","isPartOf":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000270058.jpg","datePublished":"2025-09-02T00:49:00+00:00","dateModified":"2026-04-25T00:52:04+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\/#primaryimage","url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000270058.jpg","contentUrl":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000270058.jpg","width":1600,"height":1200},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/kuatkan-riset-berdampak-bagi-masyarakat-luas\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kuatkan Riset Berdampak bagi Masyarakat Luas"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#website","url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/","name":"Majalah Unesa","description":"Majalah UNESA Go Digital","publisher":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#organization","name":"Universitas Negeri Surabaya","url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Logo12.png","contentUrl":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Logo12.png","width":5000,"height":5000,"caption":"Universitas Negeri Surabaya"},"image":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#\/schema\/person\/39f440f855f3b9ed7c342fc2cb492ff3","name":"jafar","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/086eb0f49b10df4ce96a7a4aa12d278f3ab388cdb221c9c4a2522ecafdb055f4?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/086eb0f49b10df4ce96a7a4aa12d278f3ab388cdb221c9c4a2522ecafdb055f4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/086eb0f49b10df4ce96a7a4aa12d278f3ab388cdb221c9c4a2522ecafdb055f4?s=96&d=mm&r=g","caption":"jafar"},"url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/author\/jafar\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4426","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4426"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4426\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4430,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4426\/revisions\/4430"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4427"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4426"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4426"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4426"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}