{"id":5265,"date":"2026-05-01T02:29:00","date_gmt":"2026-05-01T02:29:00","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/?p=5265"},"modified":"2026-08-07T02:41:08","modified_gmt":"2026-08-07T02:41:08","slug":"inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\/","title":{"rendered":"Inovasi Selada Laut untuk Teknologi Baterai Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan"},"content":{"rendered":"<p class=\"has-text-align-center wp-block-paragraph\"><strong>Kebutuhan energi bersih dan ramah lingkungan terus meningkat dan menjadi tantangan global. Tentu, hal itu membutuhkan solusi inovatif yang berkelanjutan. Menjawab tantangan tersebut, Tim Peneliti Muda mahasiswa Unesa dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menghadirkan inovasi SELASABAR yang merupakan kepanjangan dari Selada Laut sebagai Separator Baterai. Inovasi berbasis biomaterial ini menjanjikan masa depan energi bersih, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketua Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) Naya Andita, mengatakan bahwa ide ini berawal dari dua persoalan besar. Pertama, meninggkatnya kebutuhan energi ramah lingkungan seiring masifnya pengguanaan perangkat elektronik. Kedua, dominasi separator baterai berbahan sintesis seperti <em>polietilena<\/em> dan <em>polipropilena<\/em> yang sulit terurai dan berasal dari sumber daya tak terbarukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Indonesia, kata mahasiswa S1 Fisika itu, kaya sumber daya hayati. Salah satunya <em>ulva lactuca <\/em>atau selada laut, yang banyak ditemukan di pesisir. Sumber daya hayati selada laut ini mengandung selulosa tinggi dan punya potensi besar menjadi bahan separator baterai yang ramah lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"876\" src=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-09.40.13-1024x876.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5272\" srcset=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-09.40.13-1024x876.jpeg 1024w, https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-09.40.13-300x257.jpeg 300w, https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-09.40.13-768x657.jpeg 768w, https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-09.40.13-14x12.jpeg 14w, https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-09.40.13.jpeg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Naya menjelaskan bahwa inovasi ini bukan sekadar riset teknologi, tetapi upaya mengangkat potensi lokal yang selama ini terabaikan. Alga hijau yang sering dianggap limbah ini ternyata mampu menjadi komponen penting dalam mendukung transisi energi bersih dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mahasiswa angkatan 2023 tersebut kembali menjelaskan bahwa proses pengembangan SELASABAR dimulai dengan mengekstrak selulosa dari <em>ulva lactuca<\/em> menggunakan proses kimia yang presisi. Setelah melalui proses pemucatan untuk memurnikan selulosa, bahan tersebut diolah menjadi lembaran tipis berpori yang berfungsi sebagai separator baterai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pori-pori kecil pada struktur selulosa, tambahnya, memudahkan pergerakan ion sekaligus mencegah hubungan arus pendek antar elektroda. Tim peneliti juga melakukan uji kekuatan mekanik, daya serap elektrolit, hingga ketahanan suhu, lalu membandingkan hasilnya dengan separator komersial.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Riset dan penelitian itu memang tak selalu mulus. Tim peneliti sempat menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam menjaga kestabilan suhu dan konsentrasi larutan selama ekstraksi. Namun, berkat kerja sama tim dan bimbingan intensif dari dosen pembimbing, semua tantangan tersebut dapat teratasi dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selama pelaksanaan riset, ujar Naya, hal yang menantang adalah proses ekstraksi selulosa dari <em>ulva Lactuca.<\/em> Proses tersebut membutuhkan pengaturan suhu, waktu, dan konsentrasi. Sehingga, jika tidak dikendalikan dengan baik, hasil ekstraksi bisa kurang optimal dan tidak memenuhi standar untuk dijadikan material separator.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Fitriana, dosen pembimbing riset mengapresiasi dan sangat tertarik saat mendengar ide yang dihasilkan oleh mahasiswanya. Menurutnya SELASABAR mengangkat potensi biomaterial lokal yang relevan dengan isu global energi bersih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia mengatakan, keunggulan penelitian ini ada pada ketersediaan bahan yang melimpah, sifat <em>biodegradable<\/em>, dan biaya produksi yang rendah. Dengan demikian, hasil dari penelitian ini, memiliki dampak nyata untuk mengurangi jejak karbon sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat pesisir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dosen yang sekaligus peneliti tersebut menambahkan, riset ini tak hanya memberi manfaat teknis, tapi juga aspek sosial. Jika hasil penelitian diintegrasikan ke industri energi, Indonesia berpeluang menjadi pelopor inovasi hijau di kawasan Asia Tenggara. Sementara bagi tim peneliti, SELASABAR adalah wujud kontribusi mahasiswa yang berdampak nyata dalam mendukung <em>Sustainable Development Goals<\/em> (SDGs), khususnya tujuan ke-7 yakni Energi Bersih dan Terjangkau dan tujuan ke-13 Penanganan Perubahan Iklim.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika diberi kesempatan untuk pengembangan dan fasilitas pendanaan, tim peneliti yang terdiri atas Naya Andita (ketua), Tia Ayu Nafi Pratama (anggota), Abellia Dita Astiyasari (anggota), Mutiara Rindi Rahmadani (anggota) dan Lovian Nadiva Nur Haur Latifah (anggota, ingin memperluas riset dengan berfokus pada peningkatan kapasitas dan efisiensi separator agar dapat digunakan pada berbagai jenis baterai berteknologi tinggi yang dibutuhkan di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cHarapan kami, teknologi ini tidak berhenti di meja labotarium. Kami ingin SELASABAR digunakan di berbagai jenis baterai, termasuk untuk pembangkit listrik tenaga surya dan angin,\u201d tutur Naya penuh semangat. <strong>@<\/strong>TimHumasUnesa<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kebutuhan energi bersih dan ramah lingkungan terus meningkat dan menjadi tantangan global. Tentu, hal itu membutuhkan solusi inovatif yang berkelanjutan. Menjawab tantangan tersebut, Tim Peneliti Muda mahasiswa Unesa dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menghadirkan inovasi SELASABAR yang merupakan kepanjangan dari Selada Laut sebagai Separator Baterai. Inovasi berbasis biomaterial ini menjanjikan masa depan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5268,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":["post-5265","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kampus-berdampak"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":7}},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Inovasi Selada Laut untuk Teknologi Baterai Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan - Majalah Unesa<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Inovasi Selada Laut untuk Teknologi Baterai Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan - Majalah Unesa\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kebutuhan energi bersih dan ramah lingkungan terus meningkat dan menjadi tantangan global. Tentu, hal itu membutuhkan solusi inovatif yang berkelanjutan. Menjawab tantangan tersebut, Tim Peneliti Muda mahasiswa Unesa dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menghadirkan inovasi SELASABAR yang merupakan kepanjangan dari Selada Laut sebagai Separator Baterai. Inovasi berbasis biomaterial ini menjanjikan masa depan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Majalah Unesa\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-01T02:29:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-07T02:41:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-09.38.41-e1786070358190.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"676\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"jafar\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"jafar\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"jafar\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/39f440f855f3b9ed7c342fc2cb492ff3\"},\"headline\":\"Inovasi Selada Laut untuk Teknologi Baterai Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan\",\"datePublished\":\"2026-05-01T02:29:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-07T02:41:08+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\\\/\"},\"wordCount\":584,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-09.38.41-e1786070358190.jpeg\",\"articleSection\":[\"Kampus Berdampak\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\\\/\",\"name\":\"Inovasi Selada Laut untuk Teknologi Baterai Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan - Majalah Unesa\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-09.38.41-e1786070358190.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-05-01T02:29:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-07T02:41:08+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-09.38.41-e1786070358190.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-09.38.41-e1786070358190.jpeg\",\"width\":1200,\"height\":676},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Inovasi Selada Laut untuk Teknologi Baterai Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/\",\"name\":\"Majalah Unesa\",\"description\":\"Majalah UNESA Go Digital\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#organization\",\"name\":\"Universitas Negeri Surabaya\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Logo12.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Logo12.png\",\"width\":5000,\"height\":5000,\"caption\":\"Universitas Negeri Surabaya\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/39f440f855f3b9ed7c342fc2cb492ff3\",\"name\":\"jafar\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/086eb0f49b10df4ce96a7a4aa12d278f3ab388cdb221c9c4a2522ecafdb055f4?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/086eb0f49b10df4ce96a7a4aa12d278f3ab388cdb221c9c4a2522ecafdb055f4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/086eb0f49b10df4ce96a7a4aa12d278f3ab388cdb221c9c4a2522ecafdb055f4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"jafar\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/en\\\/author\\\/jafar\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Inovasi Selada Laut untuk Teknologi Baterai Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan - Majalah Unesa","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Inovasi Selada Laut untuk Teknologi Baterai Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan - Majalah Unesa","og_description":"Kebutuhan energi bersih dan ramah lingkungan terus meningkat dan menjadi tantangan global. Tentu, hal itu membutuhkan solusi inovatif yang berkelanjutan. Menjawab tantangan tersebut, Tim Peneliti Muda mahasiswa Unesa dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menghadirkan inovasi SELASABAR yang merupakan kepanjangan dari Selada Laut sebagai Separator Baterai. Inovasi berbasis biomaterial ini menjanjikan masa depan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\/","og_site_name":"Majalah Unesa","article_published_time":"2026-05-01T02:29:00+00:00","article_modified_time":"2026-08-07T02:41:08+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":676,"url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-09.38.41-e1786070358190.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"jafar","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"jafar","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\/"},"author":{"name":"jafar","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#\/schema\/person\/39f440f855f3b9ed7c342fc2cb492ff3"},"headline":"Inovasi Selada Laut untuk Teknologi Baterai Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan","datePublished":"2026-05-01T02:29:00+00:00","dateModified":"2026-08-07T02:41:08+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\/"},"wordCount":584,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-09.38.41-e1786070358190.jpeg","articleSection":["Kampus Berdampak"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\/","url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\/","name":"Inovasi Selada Laut untuk Teknologi Baterai Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan - Majalah Unesa","isPartOf":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-09.38.41-e1786070358190.jpeg","datePublished":"2026-05-01T02:29:00+00:00","dateModified":"2026-08-07T02:41:08+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\/#primaryimage","url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-09.38.41-e1786070358190.jpeg","contentUrl":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-09.38.41-e1786070358190.jpeg","width":1200,"height":676},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/inovasi-selada-laut-untuk-teknologi-baterai-berkelanjutan-dan-ramah-lingkungan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Inovasi Selada Laut untuk Teknologi Baterai Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#website","url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/","name":"Majalah Unesa","description":"Majalah UNESA Go Digital","publisher":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#organization","name":"Universitas Negeri Surabaya","url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Logo12.png","contentUrl":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Logo12.png","width":5000,"height":5000,"caption":"Universitas Negeri Surabaya"},"image":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#\/schema\/person\/39f440f855f3b9ed7c342fc2cb492ff3","name":"jafar","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/086eb0f49b10df4ce96a7a4aa12d278f3ab388cdb221c9c4a2522ecafdb055f4?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/086eb0f49b10df4ce96a7a4aa12d278f3ab388cdb221c9c4a2522ecafdb055f4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/086eb0f49b10df4ce96a7a4aa12d278f3ab388cdb221c9c4a2522ecafdb055f4?s=96&d=mm&r=g","caption":"jafar"},"url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/author\/jafar\/"}]}},"rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-09.38.41-e1786070358190.jpeg",1200,676,false],"landscape":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-09.38.41-e1786070358190.jpeg",1200,676,false],"portraits":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-09.38.41-e1786070358190.jpeg",1200,676,false],"thumbnail":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-09.38.41-e1786070358190-150x150.jpeg",150,150,true],"medium":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-09.38.41-e1786070358190-300x169.jpeg",300,169,true],"large":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-09.38.41-e1786070358190-1024x577.jpeg",1024,577,true],"1536x1536":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-09.38.41-e1786070358190.jpeg",1200,676,false],"2048x2048":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-09.38.41-e1786070358190.jpeg",1200,676,false],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-09.38.41-e1786070358190-18x10.jpeg",18,10,true]},"rttpg_author":{"display_name":"jafar","author_link":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/author\/jafar\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/category\/kampus-berdampak\/\" rel=\"category tag\">Kampus Berdampak<\/a>","rttpg_excerpt":"Kebutuhan energi bersih dan ramah lingkungan terus meningkat dan menjadi tantangan global. Tentu, hal itu membutuhkan solusi inovatif yang berkelanjutan. Menjawab tantangan tersebut, Tim Peneliti Muda mahasiswa Unesa dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menghadirkan inovasi SELASABAR yang merupakan kepanjangan dari Selada Laut sebagai Separator Baterai. Inovasi berbasis biomaterial ini menjanjikan masa depan&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5265","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5265"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5265\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5273,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5265\/revisions\/5273"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5268"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5265"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5265"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5265"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}