{"id":5292,"date":"2026-05-01T02:53:00","date_gmt":"2026-05-01T02:53:00","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/?p=5292"},"modified":"2026-08-07T02:55:53","modified_gmt":"2026-08-07T02:55:53","slug":"uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\/","title":{"rendered":"UU PPRT Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Domestik"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) pada April 2026 menjadi momentum penting dalam sejarah perlindungan tenaga kerja di Indonesia. Setelah lebih dari dua dekade diperjuangkan, pekerja rumah tangga akhirnya memperoleh pengakuan hukum yang lebih jelas dari negara. Berikut bincang lengkap bersama akademisi hukum sekaligus Dekan Fakultas Hukum Unesa, Arinto Nugroho, S.H., S.Pd., M.H., terkait implementasi, tantangan, dan harapan dari lahirnya UU PPRT.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1280\" height=\"720\" src=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-07-at-17.17.10-edited.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5295\" srcset=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-07-at-17.17.10-edited.jpeg 1280w, https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-07-at-17.17.10-edited-300x169.jpeg 300w, https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-07-at-17.17.10-edited-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-07-at-17.17.10-edited-768x432.jpeg 768w, https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-07-at-17.17.10-edited-18x10.jpeg 18w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><em>Bagaimana tanggapan bapak terkait disahkannya UU PPRT?<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saya melihat pengesahan UU PPRT ini sebagai capaian penting dalam sistem hukum ketenagakerjaan Indonesia. Selama ini pekerja rumah tangga berada dalam posisi yang belum jelas secara hukum karena tidak secara spesifik masuk dalam perlindungan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Akibatnya, banyak persoalan yang dialami pekerja rumah tangga tidak memiliki landasan hukum yang kuat untuk diselesaikan. Karena itu, lahirnya UU ini menjadi bentuk pengakuan negara terhadap keberadaan pekerja rumah tangga sebagai bagian dari pekerja yang memiliki hak dan perlindungan hukum.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><em>Apakah semangat UU ini sudah berpihak kepada pekerja rumah tangga?<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semangat utama UU ini memang mengarah pada perlindungan dan pengakuan hak. Ada perubahan paradigma yang cukup besar. Kalau sebelumnya relasi antara pekerja rumah tangga dan pemberi kerja lebih dianggap hubungan kekeluargaan yang informal, sekarang mulai diarahkan menjadi hubungan kerja yang memiliki dasar hukum yang jelas. Perubahan ini penting karena berdampak langsung pada kepastian hak-hak dasar pekerja rumah tangga. Misalnya mengenai upah, waktu istirahat, jaminan sosial, hingga perlindungan dari kekerasan. Ranah domestik selama ini memang cukup sulit diawasi karena terjadi di lingkungan rumah tangga pribadi. Dengan adanya UU ini, pekerja rumah tangga memiliki dasar hukum yang lebih kuat apabila mengalami pelanggaran hak ataupun tindakan kekerasan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><em>Apa dampak yang paling dirasakan pekerja rumah tangga dengan adanya UU ini?<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu dampak terbesar adalah adanya kepastian hukum terkait status pekerja rumah tangga. Sebelumnya sering muncul pertanyaan apakah pekerja rumah tangga termasuk pekerja yang dilindungi hukum atau tidak. Sekarang status tersebut menjadi lebih jelas sehingga ketika terjadi eksploitasi atau kekerasan, mereka bisa melapor tanpa lagi ragu terhadap legalitas posisinya. Selain itu, aspek jaminan sosial juga menjadi poin penting. Sebelumnya pekerja rumah tangga sering tidak memperoleh perlindungan BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan karena status kerjanya dianggap informal. Dengan adanya UU ini, hak atas jaminan sosial mulai diatur secara lebih tegas. Hal lain yang cukup signifikan adalah adanya standardisasi kerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><em>Langkah strategis apa yang perlu dilakukan agar implementasi UU ini berjalan efektif?<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang pertama tentu sosialisasi. Baik pekerja rumah tangga maupun pemberi kerja harus memahami isi dan tujuan dari UU ini. Jangan sampai regulasi sudah ada tetapi masyarakat tidak memahami hak dan kewajiban masing-masing. Kemudian yang kedua adalah pengawasan yang terintegrasi. Karena konteksnya berada di ranah domestik, pengawasannya tidak bisa hanya mengandalkan instansi ketenagakerjaan saja. Lingkungan terkecil seperti RT, RW, kelurahan, maupun desa juga perlu memiliki peran dalam mendata dan mengawasi keberadaan pekerja rumah tangga di wilayahnya. Selain itu, kita juga perlu menunggu aturan pelaksana yang lebih teknis agar implementasinya lebih jelas di lapangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><em>Apa rekomendasi agar perlindungan pekerja rumah tangga dapat berjalan optimal?<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saya melihat perlunya pembentukan unit layanan terpadu di tingkat daerah untuk menangani persoalan pekerja rumah tangga. Unit ini bisa menjadi ruang pengaduan, pendampingan, hingga mediasi apabila terjadi perselisihan. Jadi tidak semua persoalan harus langsung masuk ke pengadilan, tetapi ada mekanisme penyelesaian yang lebih cepat dan mudah dijangkau. Selain itu, standarisasi lembaga penyalur pekerja rumah tangga juga penting dilakukan karena mereka memiliki peran besar dalam proses penempatan dan perlindungan pekerja. Jangan sampai lembaga penyalur justru menjadi pintu munculnya eksploitasi baru.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><em>Apa pesan kepada mahasiswa hukum dan masyarakat terkait UU PPRT ini?<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi mahasiswa hukum, ini menjadi isu yang sangat menarik untuk dikaji karena regulasi ini masih baru dan tentu akan memunculkan banyak persoalan maupun perdebatan hukum di lapangan. Banyak ruang penelitian yang bisa dikembangkan, baik terkait implementasi, pengawasan, maupun perlindungan hak pekerja rumah tangga. Selain itu, sivitas akademika juga bisa berkontribusi melalui pengabdian masyarakat, misalnya dengan memberikan edukasi hukum, pendampingan, ataupun advokasi terhadap pekerja rumah tangga yang mengalami masalah, sedangkan bagi masyarakat secara umum, dukungan paling sederhana adalah mematuhi ketentuan dalam UU PPRT. Dengan keterlibatan bersama, harapannya UU PPRT tidak hanya menjadi regulasi di atas kertas, tetapi benar-benar mampu menghadirkan keadilan bagi pekerja rumah tangga di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><em>Bagaimana harapan terhadap penegakan hukum dalam UU ini?<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penegak hukum harus memiliki sensitivitas yang tinggi karena persoalan pekerja rumah tangga berbeda dengan hubungan kerja di perusahaan formal. Banyak persoalan yang terjadi di ruang domestik sehingga pendekatannya tidak selalu bisa represif. Dalam beberapa kasus mungkin perlu pendekatan restoratif dan penyelesaian yang lebih humanis. Namun di sisi lain, penegakan hukum tetap harus tegas apabila ditemukan eksploitasi, kekerasan, ataupun pelanggaran hak yang serius. Karena kalau pengawasannya lemah, saya khawatir justru akan muncul kerentanan baru seperti tindak pidana perdagangan orang atau bentuk eksploitasi lainnya yang memanfaatkan lemahnya kontrol terhadap pekerja domestik. <strong>@<\/strong>TimHumasUnesa<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bincang Bersama Akademisi Hukum Unesa Arinto Nugroho<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":5293,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[],"class_list":["post-5292","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-prespektif"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":7}},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>UU PPRT Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Domestik - Majalah Unesa<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"UU PPRT Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Domestik - Majalah Unesa\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bincang Bersama Akademisi Hukum Unesa Arinto Nugroho\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Majalah Unesa\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-01T02:53:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-07T02:55:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-07-at-17.17.21.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"jafar\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"jafar\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"jafar\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/39f440f855f3b9ed7c342fc2cb492ff3\"},\"headline\":\"UU PPRT Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Domestik\",\"datePublished\":\"2026-05-01T02:53:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-07T02:55:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\\\/\"},\"wordCount\":789,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/WhatsApp-Image-2026-05-07-at-17.17.21.jpeg\",\"articleSection\":[\"Prespektif\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\\\/\",\"name\":\"UU PPRT Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Domestik - Majalah Unesa\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/WhatsApp-Image-2026-05-07-at-17.17.21.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-05-01T02:53:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-07T02:55:53+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/WhatsApp-Image-2026-05-07-at-17.17.21.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/WhatsApp-Image-2026-05-07-at-17.17.21.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":960},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"UU PPRT Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Domestik\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/\",\"name\":\"Majalah Unesa\",\"description\":\"Majalah UNESA Go Digital\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#organization\",\"name\":\"Universitas Negeri Surabaya\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Logo12.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Logo12.png\",\"width\":5000,\"height\":5000,\"caption\":\"Universitas Negeri Surabaya\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/39f440f855f3b9ed7c342fc2cb492ff3\",\"name\":\"jafar\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/086eb0f49b10df4ce96a7a4aa12d278f3ab388cdb221c9c4a2522ecafdb055f4?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/086eb0f49b10df4ce96a7a4aa12d278f3ab388cdb221c9c4a2522ecafdb055f4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/086eb0f49b10df4ce96a7a4aa12d278f3ab388cdb221c9c4a2522ecafdb055f4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"jafar\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/en\\\/author\\\/jafar\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"UU PPRT Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Domestik - Majalah Unesa","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"UU PPRT Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Domestik - Majalah Unesa","og_description":"Bincang Bersama Akademisi Hukum Unesa Arinto Nugroho","og_url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\/","og_site_name":"Majalah Unesa","article_published_time":"2026-05-01T02:53:00+00:00","article_modified_time":"2026-08-07T02:55:53+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":960,"url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-07-at-17.17.21.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"jafar","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"jafar","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\/"},"author":{"name":"jafar","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#\/schema\/person\/39f440f855f3b9ed7c342fc2cb492ff3"},"headline":"UU PPRT Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Domestik","datePublished":"2026-05-01T02:53:00+00:00","dateModified":"2026-08-07T02:55:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\/"},"wordCount":789,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-07-at-17.17.21.jpeg","articleSection":["Prespektif"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\/","url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\/","name":"UU PPRT Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Domestik - Majalah Unesa","isPartOf":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-07-at-17.17.21.jpeg","datePublished":"2026-05-01T02:53:00+00:00","dateModified":"2026-08-07T02:55:53+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\/#primaryimage","url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-07-at-17.17.21.jpeg","contentUrl":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-07-at-17.17.21.jpeg","width":1280,"height":960},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/uu-pprt-jadi-harapan-baru-perlindungan-pekerja-domestik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"UU PPRT Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Domestik"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#website","url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/","name":"Majalah Unesa","description":"Majalah UNESA Go Digital","publisher":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#organization","name":"Universitas Negeri Surabaya","url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Logo12.png","contentUrl":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Logo12.png","width":5000,"height":5000,"caption":"Universitas Negeri Surabaya"},"image":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#\/schema\/person\/39f440f855f3b9ed7c342fc2cb492ff3","name":"jafar","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/086eb0f49b10df4ce96a7a4aa12d278f3ab388cdb221c9c4a2522ecafdb055f4?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/086eb0f49b10df4ce96a7a4aa12d278f3ab388cdb221c9c4a2522ecafdb055f4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/086eb0f49b10df4ce96a7a4aa12d278f3ab388cdb221c9c4a2522ecafdb055f4?s=96&d=mm&r=g","caption":"jafar"},"url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/author\/jafar\/"}]}},"rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-07-at-17.17.21.jpeg",1280,960,false],"landscape":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-07-at-17.17.21.jpeg",1280,960,false],"portraits":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-07-at-17.17.21.jpeg",1280,960,false],"thumbnail":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-07-at-17.17.21-150x150.jpeg",150,150,true],"medium":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-07-at-17.17.21-300x225.jpeg",300,225,true],"large":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-07-at-17.17.21-1024x768.jpeg",1024,768,true],"1536x1536":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-07-at-17.17.21.jpeg",1280,960,false],"2048x2048":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-07-at-17.17.21.jpeg",1280,960,false],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-07-at-17.17.21-16x12.jpeg",16,12,true]},"rttpg_author":{"display_name":"jafar","author_link":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/author\/jafar\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/category\/prespektif\/\" rel=\"category tag\">Prespektif<\/a>","rttpg_excerpt":"Bincang Bersama Akademisi Hukum Unesa Arinto Nugroho","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5292","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5292"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5292\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5296,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5292\/revisions\/5296"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5293"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5292"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5292"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5292"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}