{"id":5465,"date":"2026-07-01T16:10:00","date_gmt":"2026-07-01T09:10:00","guid":{"rendered":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/?p=5465"},"modified":"2026-08-27T16:13:59","modified_gmt":"2026-08-27T09:13:59","slug":"kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\/","title":{"rendered":"Kuliah Sambil Bantu Jualan di Pasar, Lawan Stigma Perempuan Kuliah di Teknik"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>\u201cEmak saya itu bakul di pasar. Dari beliau saya belajar satu hal: jangan jual putus,\u201d tegasnya.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Suasana di SMKN 13 Surabaya Jumat pagi itu nampak berbeda. Para siswa, guru, dan tenaga kependidikan sibuk mengikuti kegiatan Jumat Bersih. Di tengah aktivitas tersebut, seorang perempuan dengan sigap ikut terjun mengarahkan dan mencontohkan sambil mencabuti rumput liar. Dialah Rodhiyatul Jannah, S.Pd., M.M., Kepala SMKN 13 Surabaya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"563\" src=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-04.53.27-1024x563.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5467\" srcset=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-04.53.27-1024x563.jpeg 1024w, https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-04.53.27-300x165.jpeg 300w, https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-04.53.27-767x422.jpeg 767w, https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-04.53.27-18x10.jpeg 18w, https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-04.53.27.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alumni Teknik Elektro FPTK IKIP Surabaya (Kini, Unesa) angkatan 1995 itu meski tengah memimpin kegiatan, tapi tepat menyambut tim majalah Unesa dengan hangat dan penuh keramahan. Baginya, menjadi kepala sekolah bukan sekadar memberi instruksi dari balik meja kerja. Pemimpin harus hadir dan memberi teladan secara langsung. \u201cMenjadi kepala sekolah tidak hanya memimpin, tetapi juga mencontohkan,\u201d ujarnya sambil mempersilahkan kami masuk ruang kerjanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai alumni Unesa, Jannah, demikian panggilan akrabnya, tentu memiliki banyak kenangan dan cerita penuh perjuangan. Ia mengatakan, sebelum masuk kuliah, ia sudah terbiasa diajarkan mandiri. Setiap hari, ia membantu ibunya berjualan di pasar, bahkan ketika masih duduk dibangku SMP. Kebiasaan kerja keras itu, ia bawa hingga masuk di perguruan tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia pun mengakui, di balik kepemimpinannya yang humanis dan pantang menyerah, ada filosofi hidup sederhana yang diwarisi dari sang ibu. \u201cEmak saya itu bakul di pasar. Dari beliau saya belajar satu hal: jangan jual putus,\u201d kenangnya. Dalam dunia perdagangan, \u201cjual putus\u201d berarti transaksi yang berhenti setelah barang berpindah tangan. Namun bagi ibunya, hubungan dengan pembeli tidak boleh berhenti pada transaksi semata. Kepercayaan harus dijaga agar hubungan dapat berlangsung dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Filosofi tersebut menjadi prinsip yang melekat kuat dalam dirinya. Tidak hanya dalam relasi pribadi, tetapi juga dalam cara membangun jejaring dan mengelola lembaga. \u201cSaya kalau ketemu orang tidak mau jual putus. Relasi itu harus dijaga dengan komunikasi yang baik. Jangka panjangnya, kita tidak hanya bekerja bersama, tetapi bisa seperti saudara,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Prinsip inilah yang kemudian menjadi fondasi dalam membangun kepercayaan terhadap SMKN 13 Surabaya. Menurutnya, sekolah tidak cukup hanya membangun <em>branding<\/em>. Yang jauh lebih penting adalah menghadirkan kualitas nyata sehingga kepercayaan tumbuh secara alami. \u201cKalau <em>branding<\/em> itu kemasan. Tapi kepercayaan lahir karena ada produknya, ada bukti nyatanya,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perjalanan hidup Jannah sendiri tidak selalu mudah. Perempuan yang lahir dan besar di Gresik ini merupakan anak keempat dari enam bersaudara. Sejak SMP, ia telah terbiasa bekerja sambil sekolah. Sepulang belajar, ia terbiasa membantu berjualan sandal dan sepatu di pasar. Pengalaman tersebut membentuk karakter pekerja keras sekaligus kemandirian yang kuat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pun begitu, ketika Jannah memilih melanjutkan pendidikan ke Jurusan Pendidikan Teknik Elektro di Fakultas Tekni IKIP Surabaya, yang kemudian berubah menjadi Universitas Negeri Surabaya (Unesa), keputusan itu diambil berdasarkan perhitungan yang sangat matang, bukan asal-asal nyoba. \u201cSaya sadar diri dengan kemampuan. Karena itu, saya putuskan ambil Pendidikan Teknik Elektro. Saya tak peduli apa kata orang. Sebab, masa depan saya ada di tangan saya sendiri,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Kembangkan Diri di Organisasi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selama menjalani perjuliahan di kampus, selain rajin kuliah, Jannah juga aktif berorganisasi. Ia ikut organisasi Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dan Unit Kegiatan Mahasiswa Paduan Suara. Bagi Jannah, organisasi bukan sekadar aktivitas tambahan, melainkan ruang untuk mengembangkan diri, membangun keberanian, jaringan, serta kemampuan berkomunikasi. \u201cKalau punya komunitas, akhirnya kita punya relasi,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nilai-nilai yang diperoleh selama kuliah terus ia bawa dalam perjalanan kariernya. Bahkan, sebelum menyelesaikan Program Pengalaman Lapangan (PPL), Jannah telah dipercaya mengajar. Kariernya pun dimulai menjadi guru, kemudian terus berkembang melalui berbagai jabatan hingga dipercaya menjadi kepala sekolah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam bekerja, ia memiliki satu prinsip yang selalu dipegang teguh yakni fokus pada solusi, bukan drama. Ia juga memaknai sebuah kendala sebagai permasalahan, tetapi dijadikan sebagai tantangan. Ia juga meyakini bahwa semua pekerjaan akan bisa diselesaikan dengan bersama-sama. \u201cSaya yakin tidak ada pekerjaan yang bisa diselesaikan sendirian. Semua harus dikerjakan bersama-sama,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai Kepala SMKN 13 Surabaya, Jannah pun berupaya mengimplementasikan filosofi hidupnya itu melalui berbagai program kolaboratif. Di antaranya, ia aktif membangun sinergi dengan perguruan tinggi, industri, alumni, dan masyarakat. Gagasannya sederhana tetapi berdampak besar: menghadirkan alumni mengajar, perguruan tinggi mengajar, dan industri mengajar. \u201cPendidikan tidak boleh berjalan sendiri. Sekolah harus menjadi ruang yang terbuka bagi berbagai pihak untuk bersama-sama mempersiapkan masa depan peserta didik,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di lingkungan sekolah, tambah Jannah, penguatan karakter juga menjadi perhatian utamanya. Berbagai program pun dijalankan dengan konsisten, seperti program kebersihan, literasi, dan kegiatan religius. Setiap pagi, siswa dibiasakan mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur\u2019an melalui pengeras suara sebagai bagian dari pembiasaan spiritual. \u201cKompetensi tanpa karakter tidak akan cukup mengantarkan seseorang menuju kesuksesan yang berkelanjutan,\u201d tandasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari pasar tradisional hingga ruang kepemimpinan sekolah, filosofi sang ibu terus hidup dalam setiap langkahnya. Sebuah pelajaran sederhana tentang menjaga kepercayaan dan merawat hubungan. Nilai yang mungkin lahir dari seorang \u201cbakul\u201d di pasar, tetapi terbukti mampu menjadi tonggak inspirasi dalam membangun institusi dan menyiapkan generasi masa depan. @TimHumasUnesa<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perjuangan Rodhiyatul Jannah, Alumnus Unesa, Kepala SMKN 13 Surabaya.<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":5466,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[],"class_list":["post-5465","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-inspirasi-alumni"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":7}},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kuliah Sambil Bantu Jualan di Pasar, Lawan Stigma Perempuan Kuliah di Teknik - Majalah Unesa<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kuliah Sambil Bantu Jualan di Pasar, Lawan Stigma Perempuan Kuliah di Teknik - Majalah Unesa\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perjuangan Rodhiyatul Jannah, Alumnus Unesa, Kepala SMKN 13 Surabaya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Majalah Unesa\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-01T09:10:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-27T09:13:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-04.56.24-e1787821955848.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"590\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"333\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"jafar\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"jafar\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"jafar\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/39f440f855f3b9ed7c342fc2cb492ff3\"},\"headline\":\"Kuliah Sambil Bantu Jualan di Pasar, Lawan Stigma Perempuan Kuliah di Teknik\",\"datePublished\":\"2026-07-01T09:10:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-27T09:13:59+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\\\/\"},\"wordCount\":781,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-04.56.24-e1787821955848.jpeg\",\"articleSection\":[\"Inspirasi Alumni\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\\\/\",\"name\":\"Kuliah Sambil Bantu Jualan di Pasar, Lawan Stigma Perempuan Kuliah di Teknik - Majalah Unesa\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-04.56.24-e1787821955848.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-07-01T09:10:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-27T09:13:59+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-04.56.24-e1787821955848.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-04.56.24-e1787821955848.jpeg\",\"width\":590,\"height\":333},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kuliah Sambil Bantu Jualan di Pasar, Lawan Stigma Perempuan Kuliah di Teknik\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/\",\"name\":\"Majalah Unesa\",\"description\":\"Majalah UNESA Go Digital\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#organization\",\"name\":\"Universitas Negeri Surabaya\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Logo12.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Logo12.png\",\"width\":5000,\"height\":5000,\"caption\":\"Universitas Negeri Surabaya\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/39f440f855f3b9ed7c342fc2cb492ff3\",\"name\":\"jafar\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/086eb0f49b10df4ce96a7a4aa12d278f3ab388cdb221c9c4a2522ecafdb055f4?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/086eb0f49b10df4ce96a7a4aa12d278f3ab388cdb221c9c4a2522ecafdb055f4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/086eb0f49b10df4ce96a7a4aa12d278f3ab388cdb221c9c4a2522ecafdb055f4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"jafar\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/majalahunesa.my.id\\\/en\\\/author\\\/jafar\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kuliah Sambil Bantu Jualan di Pasar, Lawan Stigma Perempuan Kuliah di Teknik - Majalah Unesa","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kuliah Sambil Bantu Jualan di Pasar, Lawan Stigma Perempuan Kuliah di Teknik - Majalah Unesa","og_description":"Perjuangan Rodhiyatul Jannah, Alumnus Unesa, Kepala SMKN 13 Surabaya.","og_url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\/","og_site_name":"Majalah Unesa","article_published_time":"2026-07-01T09:10:00+00:00","article_modified_time":"2026-08-27T09:13:59+00:00","og_image":[{"width":590,"height":333,"url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-04.56.24-e1787821955848.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"jafar","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"jafar","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\/"},"author":{"name":"jafar","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#\/schema\/person\/39f440f855f3b9ed7c342fc2cb492ff3"},"headline":"Kuliah Sambil Bantu Jualan di Pasar, Lawan Stigma Perempuan Kuliah di Teknik","datePublished":"2026-07-01T09:10:00+00:00","dateModified":"2026-08-27T09:13:59+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\/"},"wordCount":781,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-04.56.24-e1787821955848.jpeg","articleSection":["Inspirasi Alumni"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\/","url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\/","name":"Kuliah Sambil Bantu Jualan di Pasar, Lawan Stigma Perempuan Kuliah di Teknik - Majalah Unesa","isPartOf":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-04.56.24-e1787821955848.jpeg","datePublished":"2026-07-01T09:10:00+00:00","dateModified":"2026-08-27T09:13:59+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\/#primaryimage","url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-04.56.24-e1787821955848.jpeg","contentUrl":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-04.56.24-e1787821955848.jpeg","width":590,"height":333},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/kuliah-sambil-bantu-jualan-di-pasar-lawan-stigma-perempuan-kuliah-di-teknik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kuliah Sambil Bantu Jualan di Pasar, Lawan Stigma Perempuan Kuliah di Teknik"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#website","url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/","name":"Majalah Unesa","description":"Majalah UNESA Go Digital","publisher":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#organization","name":"Universitas Negeri Surabaya","url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Logo12.png","contentUrl":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Logo12.png","width":5000,"height":5000,"caption":"Universitas Negeri Surabaya"},"image":{"@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/#\/schema\/person\/39f440f855f3b9ed7c342fc2cb492ff3","name":"jafar","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/086eb0f49b10df4ce96a7a4aa12d278f3ab388cdb221c9c4a2522ecafdb055f4?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/086eb0f49b10df4ce96a7a4aa12d278f3ab388cdb221c9c4a2522ecafdb055f4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/086eb0f49b10df4ce96a7a4aa12d278f3ab388cdb221c9c4a2522ecafdb055f4?s=96&d=mm&r=g","caption":"jafar"},"url":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/author\/jafar\/"}]}},"rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-04.56.24-e1787821955848.jpeg",590,333,false],"landscape":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-04.56.24-e1787821955848.jpeg",590,333,false],"portraits":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-04.56.24-e1787821955848.jpeg",590,333,false],"thumbnail":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-04.56.24-e1787821955848-150x150.jpeg",150,150,true],"medium":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-04.56.24-e1787821955848-300x169.jpeg",300,169,true],"large":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-04.56.24-473x1024.jpeg",473,1024,true],"1536x1536":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-04.56.24-e1787821955848.jpeg",590,333,false],"2048x2048":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-04.56.24-e1787821955848.jpeg",590,333,false],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/majalahunesa.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-04.56.24-e1787821955848-18x10.jpeg",18,10,true]},"rttpg_author":{"display_name":"jafar","author_link":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/author\/jafar\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/category\/inspirasi-alumni\/\" rel=\"category tag\">Inspirasi Alumni<\/a>","rttpg_excerpt":"Perjuangan Rodhiyatul Jannah, Alumnus Unesa, Kepala SMKN 13 Surabaya.","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5465","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5465"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5465\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5468,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5465\/revisions\/5468"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5466"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5465"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5465"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/majalahunesa.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5465"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}