Cetak Sarjana Terapan yang Kompeten Menggunakan Perangkat Modern

Lebih Dekat dengan Prodi D4 Analisis Performa Olahraga Unesa

Dunia olahraga modern tidak lagi hanya mengandalkan bakat alam dan latihan fisik yang keras, tetapi juga ada deretan data yang diolah secara presisi. Menyadari pergeseran paradigma global ini, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengambil langkah responsive dengan menghadirkan Program Studi D4 Analisis Performa Olahraga.

Koordinator Program Studi, Fifit Yeti Wulandari, SPd MPd menjelaskan bahwa lahirnya prodi D4 Analisis Performa Olahraga merupakan respon strategis kampus bertagline satu langkah di depan itu terhadap revolusi industri olahraga yang kini banyak dikendalikan oleh teknologi dan data. Karena itu, mau tidak mau, suka tidak suka, kebutuhan akan tenaga ahli yang mampu menganalisis performa atlet, mengoptimalkan strategi, dan mencegah cedera melalui pendekatan ilmiah menjadi sebagai kebutuhan utama yang menjadi alasan dibukanya program studi ini.

Fifit, demikian panggilan akrabnya menambahkan, prodi D4 Analisis Performa Olahraga dirancang untuk mencetak sarjana terapan yang kompeten menggunakan perangkat modern seperti pelacak GPS dan perangkat lunak khusus guna mengisi kesenjangan SDM di klub olahraga hingga federasi. Hal itu sesuai dengan visi besar yang diusung prodi D4 Analisis Performa Olahraga.

Lebih lanjut, Fifit mengatakan, satu hal yang sangat membanggakan dari Prodi D4 Analisis Performa Olahraga Unesa saat ini Adalah memegang status sebagai satu-satunya role model nasional di bidangnya. Keunikan ini bukan sekadar gelar, melainkan sebuah inovasi pendidikan vokasi yang didesain khusus untuk memenuhi ekosistem sport literacy di tingkat nasional.

Prodi D4 Analisis Performa Olahraga menjadi pelopor dalam mencetak analis yang menguasai teknologi, statistik, dan data performa atlet secara komprehensif.  Fifit mengatakan, pengakuan itu diperkuat dengan berbagai penghargaan yang sudah diterima fakultas atas kontribusinya dalam menggerakkan literasi olahraga nasional.

Selain itu, Fitit menjelaskan bahwa mahasiswa di prodi D4 Analisis Performa Olahraga tidak hanya berkutat dengan buku teks dalam perkuliahannya. Mereka juga dibekali kurikulum terapan yang holistic. Prodi ini mempelajari banyak seperti fisiologi, biomekanika, dan psikologi untuk memahami atlet secara utuh. Selain itu, juga dilengkapi teknologi terkini dengan praktik langsung menggunakan sensor, alat wearable, analisis video, hingga teknik visualisasi data, serta Pengolahan Data yang mengasah kemampuan statistik terapan untuk mengubah data mentah menjadi rekomendasi strategi yang akurat.

Metode Project-Based Learning dan Studi Kasus

Prodi D4 Analisis Performa Olahraga Unesa menerapkan perkuliahan yang menarik. Pembelajaran dijalankan dengan metode project-based learning dan studi kasus nyata di lapangan. Pada puncak perkuliahan, mahasiswa wajib mengikuti magang di lingkungan olahraga elit. Tujuannya, untuk memastikan mereka siap bersaing sebagai konsultan sport science yang kompetitif.

Kualitas lulusan tentu tak lepas dari peran tenaga pendidik. Fitit mengatakan, tim dosen di prodi D4 Analisis Performa Olahraga ini bukan sekadar akademisi bergelar doktor, tapi meraka adalah para praktisi. Mereka terlibat aktif dalam memonitor latihan fisik atlet-atlet nasional. Para dosen langsung terlibat mendampingi kontingen Indonesia di berbagai ajang prestisius seperti SEA Games hingga Olimpiade. Hal itu dilakukan, kata Fifit, untuk memastikan bahwa ilmu yang diserap mahasiswa di ruang perkuliahan selalu relevan dengan dinamika yang terjadi di lapangan terkini.

Meski baru berjalan, angkatan perdana Prodi D4 Analisis Performa Olahraga sangat antusias. Apalagi, prospek karier lulusannya juga sudah terlihat sangat cerah. Beberapa mahasiswa bahkan sudah mulai berkontribusi dalam mendukung Tim Nasional Sepak Bola Wanita Indonesia. Fifit menegaskan bahwa lulusan Prodi D4 Analisis Performa Olahgarga diproyeksikan dapat berkarier sebagai Analis Performa di klub olahraga atau tim nasional, spesialis sport science di pusat kebugaran dan akademi, bahkan lulusan D4 Analisis Performa Olahraga juga bisa menjadi sports data analyst di media olahraga atau perusahaan sports-tech.

Untuk menunjang seluruh proses tersebut, jelas Fifit, Unesa telah menyediakan laboratorium olahraga, ruang praktik yang representatif, dan perangkat lunak analisis data yang mutakhir. Luarbiasanya, untuk menatap tahun 2026 dan 2027, Prodi Analisis Performa Olahraga bahkan telah menyusun peta jalan yang ambisius. Fifit menjelaskan, fokus pada tahun 2026 adalah penguatan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), sementara tahun 2027 akan menjadi tahun akselerasi untuk memperluas kerjasama internasional dan meraih akreditasi unggul.

“Target kami jelas, yaitu menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap teknologi dan siap berkontribusi profesional di kancah olahraga dunia,” tegas Fifit dengan optimisme tinggi.

Untuk diketahui, Prodi D4 Analisis Performa Olahraga Unesa mempelajari analisis performa atlet menggunakan statistik dan umpan balik visual. Lulusan prodi ini dapat bekerja sebagai analis performa olahraga, pelatih, atau konsultan olahraga. @TimHumas

Program Studi: D4 Analisis Performa Olahraga

Tanggal Berdiri: 17 Januari 2025

Koordinator Program Studi: Fifit Yeti Wulandari

Lokasi: Kampus Unesa 1 Ketintang Surabaya

en_USEN