Nama Terinspirasi Tokoh Pewayangan, Didirikan Atlet Panahan Jatim yang Kuliah di Unesa

UKM Panahan BIMA Unesa

Nama Terinspirasi Tokoh Pewayangan, Didirikan Atlet Panahan Jatim yang Kuliah di Unesa

UKM Panahan BIMA Unesa didirikan atas inisiatif sekelompok atlet panahan asal Jawa Timur yang kala itu berkuliah di Unesa. Suatu ketika, mereka ingin berlatih kemampuan memanah, tapi masih belum ada wadah resmi untuk kegiatan tersebut. Mereka lantas mengajukan pendirian UKM Panahan dengan pembina Dra Ni Made Winarti. Kini, pembina UKM Panahan adalah Farida Nurhayati SPd, MKes.

Setelah UKM Panahan terbentuk, fokus utamahanya pada divisi nasional. Belum ada recurve (panahan tradisional dengan fitur sederhana) maupun compound (panahan modern dengan lebih banyak fitur tambahan) seperti sekarang. Sekitar 2017-2018, UKM Panahan sempat dibekukan oleh kampus karena mengalami kesulitan.

Muhammad Drana Bijak Avriansyah, Ketua UKM Panahan BIMA Unesa mengatakan, karena semangat para anggota yang tak pernah padam, pada  2019 UKM Panahan BIMA Unesa kembali bangkit. Puncaknya, pada 2024 mengalami perkembangan yang signifikan dengan  eksistensinya di berbagai kejuaraan.

Menurut Drana, panggilan akrabnya, nama BIMA terinspirasi dari tokoh pewayangan BIMA yang dikenal sebagai sosok kuat, pemberani, jujur, dan penuh semangat. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa keberanian, kejujuran dan semangat kepada masing-masing anggota UKM. “Saat ini, UKM Panahan memiliki 240 anggota aktif,” terang Drana.

Visi UKM Panahan BIMA Unesa, terang Drana, menjadi wadah inovatif dan inklusif bagi mahasiswa dalam mengembangkan minat dan bakat di bidang olahraga panahan, dengan semangat kebersamaan dan sportivitas. Sedangkan misinya meliputi 1) penyediaan program-program pelatihan dan kegiatan yang menarik untuk menumbuhkan minat dan bakat mahasiswa di bidang panahan baik bagi pemula maupun yang sudah berpengalaman, 2) menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah bagi seluruh mahasiswa yang tertarik pada olahraga panahan tanpa memandang latar belakang atau tingkat kemampuan.

Selanjutnya, 3) membangun budaya kekeluargaan dan kerja sama yang erat di antara anggota dengan mengadakan berbagai kegiatan sosial dan hiburan, 4) menjalin kerja sama dengan klub panahan di luar kampus, pelatih profesional, dan sponsor untuk mendukung perkembangan UKM serta memperluas jejaring organisasi, dan 5) merancang program-program jangka panjang yang mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan UKM Panahan, termasuk dalam hal pengelolaan sumber daya dan regenerasi kepemimpinan.

Torehkan Berbagai Prestasi

Sejauh ini, UKM Panahan BIMA Unesa telah berhasil menorehkan berbagai prestasi luar biasa dalam kompetisi. Di antaranya pada 2024, meraih 1 emas dan 1 perak dalam ajang Piala Gubernur Jawa Timur, lalu 1 perak di UGM Open Archery Tournament, dan 5 emas dalam ajang Surabaya Indoor Archery Championship. Selain itu, prestasi terbaru pada 2025, UKM Panahan berhasil meraih 3 emas, 3 perak, dan 5 perunggu dalam ajang POMPROV Jatim III.  

“Prestasi gemilang tersebut tentu berhasil diraih berkat kekompakan, kerja keras, dan semangat tak kenal lelah dari semua anggota pada setiap proses latihan. Hal itu membuktikan bahwa tujuan UKM Panahan sebagai wadah mahasiswa Unesa membuahkan hasil,” ujar sang ketua UKM.

Selain mendorong prestasi, UKM Panahan BIMA Unesa juga memberikan berbagai peluang bagi anggotanya untuk mengembangkan teknik dasar memanah hingga ke tahap lanjut, melatih pengalaman organisasi, kepemimpinan, dan memperluas jangkauan relasi. “Tidak hanya itu, mahasiswa yang mengikuti UKM ini juga berpeluang mendapatkan beasiswa melalui jalur prestasi,” ungkapnya.

UKM Panahan BIMA Unesa memiliki berbagai program unggulan, di antaranya studi banding, latihan gabungan, welcome party, gathering dan mini games panahan untuk umum yang diselenggarakan saat even kampus seperti Ramadhan Festival dan UKM Expo.  Meski begitu, UKM Panahan tentu tidak luput dari tantangan, salah satunya dalam hal pelatihan.

“Kami belum memiliki pelatih tetap. Saat ini, yang menjadi pelatih untuk anggota, biasanya pengurus yang memiliki basic panahan. Itu juga menjadi tantangan kami,” ungkap Drana, yang optimis saat semester ganjil mendatang akan didatangkan pelatih profesional.

Keberhasilan UKM Panahan BIMA Unesa tentu saja tidak terlepas dari dukungan universitas. Unesa, sejauh ini, telah menyediakan fasilitas lapangan berlatih memanah, ruang sekretariat untuk tempat menyimpan alat-alat panahan, meningkatkan visibilitas, mendukung promosi saat UKM Expo,. “Unesa juga memberikan dukungan penuh  saat kompetisi, baik di level nasional maupun internasional,” tambah Drana.

Drana  menyampaikan pesan kepada seluruh anggota, terutama pengurus UKM agar terus terlatih dan perposes dengan semangat, karena setiap langkah yang telah dilewati merupakan  langkah menuju kesuksesan. Selain itu, ia juga berpesan kepada mahasiswa Unesa bahwa UKM Panahan  terbuka untuk semua mahasiswa.

“UKM ini bukan hanya sekadar tempat latihan, namun juga rumah untuk belajar, berkembang, dan membentuk karakter melalui olahraga panahan,” pungkasnya seraya berharap UKM Panahan BIMA Unesa tidak hanya menjadi wadah membentuk atlet berprestasi, tetapi juga membentuk mahasiswa yang tangguh, disiplin, dan berintegritas. @wakhdah

id_IDID